Sholat dan Dzikir, Untuk Kesehatan
Written By Unknown on Minggu, 17 Februari 2013 | 09.07
Assalamualaikum Wr.Wb.
Bismillahirrohmanirrohim,
Ahamdullilahirrobilalamin, marilah senantiasa mengucap syukur kepada Allah SWT atas anugrah nikmat, Iman, Islam dan hidayah terus ditingkatkan di pelbagai amalan-amalan sholeh, sebagai bekal menghadap sang Kholiq.
Selawat dan salam semoga tetap terlimpah curahkan kepada Imam Baginda Rosul Muhammad SAW, kepada keluarga, sahabat, umat dan kita semua menjadi penerus dan pewaris risalah-Nya.
Saudaraku di manapun berada semoga senantiasa dalam rahmat Allah, pada kesempatan ini saya ingin berbagi pengalaman dalam rangka pendekatan diri kepada sang Khaliq bahkan sekaligus pengobatan spiritual badan dan fikiran kita.
Semoga bermanfaat dan dimudahkan dalam memecahkan berbagai permasalahan, mengingat setiap manusia hidup pasti akan selalu menghadapi permasalahan apapun permasalahan itu, namun pada akhirnya kita sendiri yang bisa mengendalikan permalahan mau diperbesar atau diperkecil permasalahan tergantung kita masing-masing, dalam menyikapi dalam setiap masalah tersebut.
Perlu diketahui saat menghadapi pelbagai problema hidup, pekerjaan dan berbagai beban berat apapun dalam kehidupan sehari-hari sudah pasti akan menguras fikiran kita dengan catatan apabila kita perbesar, tapi kalau diperkecil seberat apapun problema kehidupan kita akan santai membawa sambil mencari solusi terbaik.
Sayangnya, tidak semua bisa memecahkan permalahan dengan cara santai, lebih-lebih melihat situasi sekarang ini mulai terjadi trend serba instan banyak orang menghadapi segala masalahan dwon bahkan cenderung kepada stres berat. Nah, kalau seperti ini terjadi tidak bisa tidur bahkan akan terus selalu dihantui dibenak fikiran problema-problema yang belum terpecahkan tadi, puncaknya adalah pusing tujuh keliling.
Kalau terus menerus didera seperti itu, terutama fikiran akan membawa dampak panjang selain akan menurunkan kesehatan ngedrop, cepat atau lambat terganggunya fungsi syaraf dan menimbulkan stres berkepanjangan. Bisa-bisa berlanjut tingkat kesehatan sangat mengkhawatirkan. Hal ini jangan sampai terjadi seperti itu.
Sebagai seorang beriman kepada Allah, kembalilah kepada-Nya segala permasalahan membelit dan tumpahkan pada-Nya. Sebab Allah sendiri telah memberikan semua permalahan ke manusia di dunia sudah pasti bisa diselesaikan, seberat apapun. Tentunya dalam setiap penyelesaiannya problema mempunyai kiat sendiri-sendiri, modal utama adalah sabar dan diperlukan usaha keras dengan cara pemikiran positif dalam memecahkan setiap permasalahan yang dihadapinya.
Salah satu solusi cara untuk meringankan beban berat fikiran, berwudhu dengan benar artinya syarat dan rukun perhatikan. Kemudian laksanakan sholat wajib ataupun sholat sunah dengan cara kosongkan alam fikiran segala problema yang menghantui beban berat tersebut sekaligus usahakan dengan semua urat-urat renggangkan atau rileksasi dengan mengikuti gerakan tak memberikan beban apaun mulai kepala, tangan dan sujud.
Dimulai dari niat akan melaksanakan sholat dan mengangkat tangan mengucapkan Allahuakbar (tabirahtulikram) dengan siap menghadap Allah SWT dengan penuh penghayatan dalam setiap pengucapan bacaan-bacaan sholat.
Usahakan lemasi mungkin semua persendian sampai pengucapanpun bacaan sholat, atur dalam pengucapan kalau seandainya enak diucapkan perlahan hanya terdengar telinga sendiri lakukan, tapi masih juga terasa ada beban bahkan dirasa masih juga terasa memberatkan bila perlu dalam hati penuh penghayatan.
Kemudian, perlahan gerakan semua penuh penghayatan mulailah membaca Alfatikah dan bacaan lain dengan perlahan tapi pasti. Namun, kalau mengerti artinya dalam setiap bacara sholat lebih bagus lagi karena akan menciptakan kesahduhan dalam melaksanakan sholat.
Gerakan-gerakan sholat harus perlahan-lahan tersebut, diakhiri dengan sujud akhir disunahkan untuk berlama-lama sambil memohon ampunan dan tumpahkan segala permasalahan dengan penuh penghayatan di hadapan Allah.
Pasrahkanlah, bahwa sesungguhnya jiwa kita dihadapan Allah sangat kecil, tak berdaya bahkan membawa beban dosa banyak disampaikan kepada-Nya, untuk memohon ampunan dan tumpahkan problema yang menghantui kepada Allah SWT.
Takhiyat akhir kemudian salam, bacalah dzikir sebanyak-banyaknya dengan cara rileksasi sampai tertidur dalam keadaan bersimpuh tersebut.
Insya Allah, apabila bersungguh-sungguh dengan totalitas semua gerakan dilaksanakan dengan penuh keiklasan hanya semata-mata mencari ridho kepada Allah saja, dalam waktu relatif cepat masalah akan terpecahkan dan badan sehat dengan cara dzkir rileksasi tersebut.
Wassalam,
Semoga kita dalam lindungan-Nya. Amin.
Label:
Artikel
0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !